Perihal hubungan seni dengan kehidupan sosial merupakan masalah yang selalu muncul dalam setiap kesusastraan yang telah mencapai suatu taraf tertentu di dalam perkembangannya. Yang paling sering, masalah itu dijawab dengan salah-satu dari dua pengertian yang secara langsung saling bertolak-belakang. Ada yang menyatakan: manusia tidak diciptakan untuk hari sabbath , melainkan hari sabbath itu untuk manusia; masyarakat tidak diciptakan untuk seniman, tetapi seniman untuk masyarakat. Fungsi seni ialah membantu perkembangan kesadaran manusia, membantu memajukan sistem sosial. Yang lain lagi dengan tegas menolak pandangan ini. Menurut pendapat mereka, seni merupakan tujuan pada dirinya sendiri; untuk mengubahnya menjadi sebuah alat guna mencapai sesuatu tujuan lain, sekalipun yang paling mulia, berarti memerosotkan martabat penciptaan kreatif. Yang pertama dari kedua pandangan ini telah dengan jelas sekali diungkapkan dalam kesusastraan progresif kita dari tahun 1860-an. Tanpa menyebut Pisarev, yang dengan sikap berat-sebelah yang ekstrim nyaris menjadikannya sebuah karikatur, 2 kita dapat menyebut Chernyshevsky dan Dobrolyubov sebagai pembela-pembela paling kuat dari pandangan ini di dalam kesusastraan kritis zaman itu. Dalam salah-satu artikel kritisnya yang paling awal Chernyshevsky menulis: “Ide seni untuk seni sama asingnya di zaman kita seperti kekayaan untuk kekayaan, ilmu untuk ilmu, dan sebangsanya. Semua kegiatan manusia mesti mengabdi kemanusiaan jika kegiatan itu tidak mau menjadi pekerjaan yang sia-sia dan keisengan belaka. Kekayaan ada agar manusia dapat menarik keuntungan darinya; ilmu ada agar menjadi pedoman manusia; juga seni harus mengabdi sesuatu tujuan yang berguna dan bukannya kesenangan yang tidak berfaedah.” Menurut pendapat Chernyshevsky, nilai semua seni, dan terutama dari ‘yang paling serius di antaranya,’ yaitu persanjakan, ditentukan oleh jumlah pengetahuan yang disebar-luaskannya pada masyarakat. Kata Chernyshevsky: “Seni, atau lebih baik dikatakan persanjakan (hanya persanjakan, karena kesenian lainnya sangat sedikit sumbangsihnya dalam hal ini), menyebar- luaskan sejumlah besar pengetahuan di kalangan massa pembaca, dan yang lebih penting lagi, membiasakan mereka dengan konsep-konsep yang digarap oleh ilmu-pengetahuan—itulah tujuan mulia persanjakan dalam kehidupan.” 3 Gagasan yang sama telah dinyatakan Chernyshevsky dalam disertasinya yang terkenal “Hubungan Estetik Seni dengan Realitas.” Menurut tesisnya yang ke-17, seni tidak hanya mereproduksi kehidupan, melainkan menjelaskannya: hasil-hasil seni acapkali “mempunyai tujuan untuk melakukan penilaian atas gejala-gejala kehidupan.” Menurut Chernyshevsky dan muridnya, Dobrolyubov, fungsi seni ialah, memang, untuk mereproduksi kehidupan dan untuk melakukan penilaian atas gejala-gejalanya. 4 Dan ini bukan hanya pendapat para ahli kritik sastra dan para ahli teori seni. Bukan sesuatu kebetulan, bahwa Nekrasov menamakan seni sajaknya ilham politik dari “balas-dendam dan duka.” Dalam salah-satu sajaknya, berkatalah Rakyat Biasa Nekrasov kepada Penyair: Kau penyair yang diberkahi surga, duta pilihan! Adalah salah bila yang terampas dan tak-punya apa-apa tuli akan lagumu yang berilham. Percayalah, manusia belum jatuh semuanya, Tuhan masih hidup di setiap hati Dan masih, meski dengan pedih dan lirih, suara kepercayaan menggapai jiwa. Jadilah kau warga, mengabdi seni, dan untuk sesamamu yang hidup, kepada mereka, kepada mereka hati penuh cinta dan segala ilham diberikan. 5 Dengan kata-kata ini Rakyat Biasa Nekrasov menguraikan pengertiannya sendiri mengenai fungsi seni. Secara sepenuhnya sama, fungsi seni itu
Langganan:
Postingan (Atom)
MENUJU INSAN KAMIL
BA GIAN KE-LIMA MENUJU INSAN KAMIL Insan Kamil adalah pada waktu tanazul berada paling akhir, sedang pada waktu taraki nantiny...
-
Manajemen waktu adalah bagian penting yang harus diketahui oleh seorang entrepreneur. Ada begitu banyak jam dalam sehari, sehingga Anda ha...
-
Hanya orang-orang besar yang memiliki mimpi besar, bermimpi besar adalah sebuah keberanian. Kamu yang tidak berani memiliki impian besar su...